Rabu, 19 Februari 2014
Sakit Persedian
SAKIT PERSENDIAN
|
Sebagian besar orang
memiliki anggapan yang keliru bahwa semua nyeri sendi diakibatkan oleh
penyakit rematik atau asam urat. Penyakit lain yang sering dianggap salah
sebagai penyebab nyeri sendi adalah kolesterol, osteoporosis dan bahkan “flu
tulang”.
Penyakit
rematik dan asam urat memang dapat menyebabkan nyeri sendi, akan tetapi
sebenarnya tidak banyak nyeri sendi yang disebabkan oleh penyakit rematik dan
asam urat. Sebagian besar nyeri sendi yang dialami oleh masyarakat tidak
disebabkan oleh penyakit rematik atau asam urat, tetapi oleh penyakit
lainnya.
Kolesterol dan osteoporosis tidak pernah menyebabkan
nyeri sendi. Cukup banyak masyarakat awam yang beranggapan secara keliru
bahwa kadar kolesterol yang tinggi dan osteoporosis dapat menyebabkan
nyeri sendi. Banyak dokter yang melakukan pemeriksaan kadar kolesterol dan
trigliserid serta pemeriksaan osteoporosis pada pasien dengan keluhan nyeri
sendi. Pemeriksaan semacam itu tentu saja tidak bermanfaat dan hanya
merupakan pemborosan uang saja.
Sementara itu, ”flu tulang” merupakan istilah yang
salah kaprah, karena tulang tidak pernah mengalami ”flu”. Nyeri persendian
yang dialami mereka yang sedang mengidap ”flu” sebenarnya adalah bagian dari
gejala-gejala infeksi akut yang disebabkan oleh virus, bukan karena tulang
mengalami ”flu”.
Anggapan yang salah akan menyebabkan salah diagnosis
dan salah pengobatan. Oleh karena itu, tidak mengherankan apabila cukup
banyak nyeri sendi yang tidak sembuh meskipun telah memperoleh pengobatan
dari dokter, karena didasarkan pada diagnosis dan pengobatan yang keliru. Ada
banyak penyakit lain yang jauh lebih sering menyebabkan nyeri sendi dibanding
penyakit rematik dan asam urat.
NYERI SENDI JARI-JARI TANGAN
Nyeri sendi jari-jari tangan dapat disebabkan oleh
penyakit rematik. Walaupun demikian, jangan terburu-buru menganggap semua
nyeri pada sendi jari-jari dan pergelangan tangan selalu disebabkan oleh
penyakit rematik.
Rematik adalah penyakit di mana terjadi peradangan
bagian dalam kapsul sendi akibat adanya antibodi tidak normal yang justru
menyerang bagian tubuh sendiri, yaitu kapsul sendi. Penyakit rematik biasanya
menyerang sendi-sendi jari-jari dan pergelangan tangan. Namun demikian,
penyakit rematik lazim menyerang lebih dari tiga sendi serta mengenai kedua
tangan kanan dan kiri secara simetris pada waktu yang bersamaan. Penyakit
rematik hampir tidak pernah menyebabkan nyeri hanya pada satu sendi saja.
Ada beberapa penyakit lain yang sering menyebabkan
nyeri sendi di daerah tangan dibandingkan dengan penyakit rematik, yaitu
penyakit trigger finger,
penyakit de Quervain,
dan carpal tunnel syndrome. Ketiga penyakit ini lebih sering
mengenai wanita dibanding laki-laki.
Penyakit trigger finger terjadi akibat
terjepitnya otot jari-jari di daerah telapak tangan. Gejala yang khas dari
penyakit ini adalah adanya nyeri pada pangkal jari tangan, terutama jika
jari-jari digunakan untuk menggenggam. Jari sering seperti ”tersangkut” pada
saat dilipat dan terasa nyeri jika diluruskan kembali.
Penyakit De Quervain dapat timbul
akibat terjepitnya otot ibu jari tangan. Nyeri terasa di daerah pergelangan
tangan di sebelah atas pangkal ibu jari. Rasa nyeri timbul pada saat tangan
digunakan untuk menggenggam atau mengangkat sesuatu, misalnya gayung untuk
mandi.
Penyebab lain nyeri jari-jari tangan adalah Carpal
tunnel syndrome (CTS) yang disebabkan oleh terjepitnya saraf
medianus di daerah pergelangan tangan. Gejala CTS yang lebih menonjol
dibanding rasa nyeri adalah rasa tebal dan kesemutan pada ibu jari, telunjuk,
jari tengah dan jari manis; jari kelingking biasanya tidak mengalami gejala
semacam itu. Jadi ketiga penyakit tersebut di atas jauh lebih sering
mengakibatkan nyeri sendi jari-jari dan pergelangan tangan dibanding rematik
dan asam urat.
NYERI SENDI KAKI
Asam urat jika menumpuk di dalam sendi memang dapat
menyebabkan peradangan dan nyeri sendi. Akan tetapi, sekitar 90% nyeri sendi
yang disebabkan oleh asam urat hanya menyerang sendi pangkal ibu jari kaki.
Dengan kata lain, satu-satunya nyeri sendi yang dapat
dihubungkan dengan asam urat adalah nyeri sendi yang mengenai pangkal ibu
jari kaki. Asam urat jarang mengakibatkan nyeri pada sendi yang lain.
Penyebab utama nyeri di daerah kaki adalah plantar
fasciitis dan Achilles
tendonitis, bukan asam
urat atau rematik. Kedua penyakit ini disebabkan oleh peradangan otot di
daerah kaki.
Plantar
fasciitis menyebabkan nyeri pada bagian telapak kaki, khususnya ketika bangun pada
pagi hari yang biasanya berkurang setelah kaki digunakan berjalan beberapa
waktu. Sementara Achilles tendonitis menyebabkan nyeri
pada ujung belakang tumit. Kedua penyakit ini bukan merupakan penyakit
rematik.
NYERI SENDI BAHU & SIKU
Nyeri bahu paling sering diakibatkan oleh penyakit shoulder
impingement, yaitu
suatu penyakit akibat peradangan otot di dalam sendi bahu. Gejala penyakit ini
adalah bahu terasa nyeri apabila lengan diangkat ke atas atau ke belakang.
Penderita mengalami kesulitan melakukan gerakan tertentu, seperti menyisir,
mengangkat gayung atau memakai kaos.
Ada dua penyakit penyebab nyeri sendi pada bagian siku.
Penyakit tennis elbow menyebabkan nyeri di daerah sisi luar sendi
siku, sedangkan golfer’s elbow mengakibatkan nyeri pada sisi dalam
sendi siku. Sama seperti shoulder impingement, kedua penyakit
ini disebabkan oleh peradangan otot akibat peregangan otot secara berlebihan,
bukan karena penyakit rematik atau asam urat.
NYERI PINGGUL & LUTUT
Sendi pinggul dan lutut adalah dua sendi yang paling
sering terasa nyeri karena paling banyak menerima beban. Penyebab utama nyeri
kedua sendi tersebut juga bukan akibat dari penyakit rematik atau asam urat.
Pada usia di bawah 45 tahun, penyebab utama nyeri kedua
sendi ini adalah peradangan otot dan kapsul pembungkus sendi karena adanya
peregangan yang berlebihan, misalnya karena olah raga atau terpeleset.
Sementara itu di atas umur 45 tahun, penyebab utama nyeri kedua sendi
tersebut adalah pengapuran sendi (osteoartritis),
bukan, penyakit rematik atau asam urat, seperti anggapan banyak orang
Pengapuran sendi merupakan suatu penyakit yang penyebabnya
adalah menipisnya tulang rawan sendi. Tulang rawan berfungsi untuk melapisi
setiap ujung tulang pembentuk sendi, sehingga sendi dapat bergerak bebas
tanpa rasa sakit. Apabila tulang rawan tersebut menipis, ujung tulang tidak
dilapisi lagi oleh tulang rawan dan akan saling bergesekan secara langsung
sehingga mengakibatkan rasa nyeri.
Gejala Pengapuran Sendi
Gejala pengapuran sendi stadium dini biasanya berupa
nyeri dan kaku sendi setelah lama tidak bergerak, seperti setelah
bangun tidur atau duduk dalam waktu yang lama. Sendi lutut juga terasa sakit
apabila digunakan untuk beraktivitas, seperti berjalan dalam waktu yang lama,
naik-turun tangga, atau berjongkok. Sering terdengar bunyi “krek-krek” pada saat
sendi lutut digerakkan.
Pada stadium yang lebih berat, rasa sakit tidak hanya
dirasakan ketika beraktivitas, tetapi juga dirasakan pada saat istirahat.
Pada stadium yang lanjut, selain rasa sakit yang semakin hebat, sendi lutut
menjadi kaku dan bengkok seperti huruf O atau huruf X. Penderita pengapuran
sendi yang berat lazim berjalan pincang.
Pada foto Rontgen, celah sendi yang mengalami
pengapuran sendi tampak
lebih sempit dibandingkan dengan celah sendi yang normal sebagai akibat
penipisan tulang rawan sendi. Hasil foto Rontgen inilah yang lazim digunakan
untuk menentukan berat ringannya (stadium) pengapuran sendi. Ada 4 stadium
pengapuran sendi, yaitu ; stadium 1 dan 2 dikategorikan sebagai pengapuran
sendi ringan, sementara stadium 3 dan 4 sebagai pengapuran sendi yang
berat.
TERAPI LINTAH PURBA KEBUMEN
Mebantu
mengobati penyakit ini
Informasi
lengkap lihat GALERI dan KONTAK
|
Translate
Total Tayangan Halaman
Terapi Penyakit
- Alergi
- Amandel
- Asam urat
- Asma
- Badan Lesu
- Batuk
- Bisul
- Bronchitis
- Darah rendah
- Demam
- Eksim
- Gangguan datang bulan
- Gangguan lambung
- Gangguan mata
- Gangguan saluran kencing
- Gatal-gatal
- Ginjal
- Hipertensi/Darah tinggi
- Jantung koroner
- Jerawat
- Kaki kejang/merasa panas
- Kanker yang belum terlambat
- Kegemukan
- Kelenjar Tiroid
- Kolesterol
- Kulit wajah berminyak
- Kurang nafsu makan
- Lemah Jantung
- Leukemia
- Linu pinggul
- Mudah lelah
- Pembuluh darah tersumbat
- Rheumatik
- Sakit gigi
- Sakit kepala
- Sakit pinggang
- Saraf terjepit
- Stroke
- Telinga berdengung
- Tidak bisa tidur
- Trigliserid
- Tumor
- Wasir
- diabetes melitus
- kelenjar getah bening
- memar akibat benturan
- sakit persendian