Rabu, 19 Februari 2014

Bisul



Bisul Pada Kulit


Penyakit bisul pada kulit yaitu radang yang berada pada daerah folikel rambut kulit dan sekitarnya. Salah satu penyebabnya adalah bakteri biasanya staphylococcus aureus. Kunci  utama agar tidak terserang penyakit bisul adalah menjaga kebersihan tubuh terutama dibagian yang sering bergesekan seperti ketiak dan bokong.  Bisul juga harus dibedakan degan abses yang juga merupakan infeksi kulit. Pada bisul dikenal ada bagian yang disebut “mata bisul” yang  kemudian akan pecah, sedangkan pada abses bagian seperti itu tidak ada. Abses bisa terus membesar tanpa pecah sampai ukuran yang relative besar.
Penyakit bisul pada kulit biasanya berbentuk benjolan merah kecil dikulit yang amat nyeri dan terutama timbul dibagian punggung, ketiak, tengkuk dan muka. Kadang-kadang disertai dengan mual, muntah dan demam. Bisul bisa disebakan oleh peradangan dari kantong rambut yang terinfeksi oleh bakteri tertentu (Stafilokok). Dalam beberapa hari bisul membesar dengan  tebentuknya nanah (abses) dan meningkatnya rasa nyeri. Akhirnya pecah secara spontan, nanah keluar dan rasa nyeri segera hilang.
Apabila seseorang seringkali dihinggapi penyakit bisul  pada kulit atau sekaligus dalam jumlah besar, ada kemungkinan terdapat penyakit lain sebagai penyebab infeksi, misalnya diabetes melitus.  Pada orang dengan daya-tangkis rendah misalnya penderita flu dapat terjadi komplikasi berbahaya, yakni keracunan darah (sepsis) akibat perbanyakan bakteri dalam darah. Pada keadaan ini perlu berobat ke dokter. Untuk orang sehat, bisul hanya merupakan suatu infeksi yang merepotkan bersifat menular tetapi tidak berbahaya.

Bisul Pada Anak

Sebagian orang beranggapan bahwa bisul pada anak bisa timbul akibat seringnya anak memakan telur. Sebenarnya, anggapa itu cuma mitos belaka.
Secara medis, tidak ada hubungan antara anak yang suka telur dengan bisul yang dialaminya. Bisul sebenarnya sejenis peradangan pada kulit. Peradangan itu mengenai folikel rambut (bakal atau akar rambut tepat tumbuhnya rambut) dan kelenjar minyak kulit.
Penyebabnya infeksi kuman atau bakteri staphylococcus aureus. Siapa pun, usia berapa pun, suka telur atau tidak bisa terkena bisul. Namun, pada anak-anak, bisul lebih sering menyerang dibandingkan dengan orang dewasa.
Anda jangan anggap remeh penyakit ini karena bisul dapat menular jika anak dengan luka goresan bersentuhan kulit dengan penderita bisul. Selain itu, kontak tidak langsung dengan penderita bisul juga dapat menyebabkan bisul. Misalnya, pemakaian handuk bersama, tempat tidur bersama, pakaian, permainan di arena publik, kolam renang dan sebagainya.
Bisul yang terjadi pada anak dapat dibedakan dalam beberapa jenis, yaitu :
Folikulitis yaitu peradangan yang terjadi hanya pada umbi akar (folikel rambut). Dari letak munculnya, jenis ini ada dua macam yakni superficial (hanya di permukaan) dan profunda (letaknya lebih dalam).
Furunkel yaitu peradangan yang terjadi pada umbi akar dan sekitarnya. Umumnya berjumlah satu.
Furunkel losis yaitu bisul jenis furunkel yang berjumlah lebih dari satu.
Korbunkel yaitu jika terdapat sekelompk furunkel.
Abses multiple yaitu benjoan kelenjar keringat “tidak bermata” jumlahnya banyak dan bergerombol di beberapa tempat seperti dada dan sebagainya. Abses multiple ini banyak diderita anak-anak.
Hidra adinitis yaitu bisul yang mengenai kelenjar apokrin biasanya bisul jenis ini muncul di ketiak atau daerah genital.
Skrofulo derma yaitu benjolan pada getah bening yang mirip bisul, namun lebih disebabkan karena penyakit TBC.
Walaupun banyak jenisnya, namun karena gejalanya mirip, maka orang pun mengganggapnya sama.

Cara Mencegah Bisul

Bisul tidak diketahui secara pasti gejalanya, namun yang dapat diketahui adalah ketika timbul benjolan kecil dikelilingi dengan ruam kulit yang merah, disertai rasa sakit bila disentuh atau dipencet. Gejala tersebut dinamakan bisul.
Bisul hampir sama dengan jerawat mulai dari gejalanya, namun jerawat yang tumbuh lebih besar dari jerawat pada umumnya dapat tumbuh menjadi bisul. Penyebab yang banyak diketahui dari timbulnya bisul adalah karena keadaan tubuh atau kebiasaan pola makan yang salah dan pengaruh adanya polusi udara dari aktivitas sehari-hari yang dilakukan setiap harinya.
Bisul bukan lah penyakit berbahaya, karena bisul dapat disembuhkan. Namun sebaiknya, bisul jangan dipencet karena hanya akan membuat kulit menjadi infeksi, kemudian menyebarkan bakteri lainnya ditempat berbeda kemudian bisul tumbuh kembali.
Cara untuk mencegah timbulnya bisul :
Menjaga kebersihan tubuh. Dengan mandi 2 kali sehari untuk melindungi dan membuat tubuh selalu bersih dan terbebas dari kuman serta penyakit atau bakteri penyebab timbulnya bisul.
Mengganti baju atau pakaian secara teratur terutama ketika tubuh sedang berkeringat, karena pada saat berkeringat tubuh mengeluarkan banyak uap dan bakteri yang bercapur dengan air keringat.
Menggunakan pakaian yang sama selama berhari-hari hanya akan membuat tubuh semakin kotor walaupun tak terlihat dan meskipun mandi berkali-kali.
Keringkan tubuh dari keringat. Setiap melakukan aktivitas tentunya tubuh mengeluarkan banyak keringat, karena merupakan bagian dari sekresi tubuh terhadap suhu udara. Apabila sedang berkeringat jangan langsung mengelap keringat dengan tissu/handuk atau menghilangkan keringat dengan kipas angin agar kulit tidak lembab. Jika kulit tubuh dalam keadaan lembab, bakteri, kuman dan jamur akan mudah berkembang biak dengan cepat di lapisan kulit. Oleh karena itu biarkan keringat hilang dengan sendirinya.
Mencuci tangan dan wajah. Biasakan untuk mencuci tangan dan wajah setelah melakukan aktivitas dan setelah berpergian dari luar rumah. Cara ini dinilai cukup efektif untuk menghindari dan melindungi diri dari berbagai serangan kuman penyakit termasuk bisul.
Proses terjadinya bisul
- Bakteri masuk ke dalam tubuh melalui jaringan kulit
- Bakteri tersebut kemudian mengeluarkan toksin/racun yang dapat membunuh sel-sel di sekitarnya
- Tubuh akan melakukan pertahanan dengan cara mengirimkan sel darah putih untuk membunuh toksin tersebut
- Secara otomatis, sel kulit akan menghalangi toksin tersebut menyebar dengan cara membentuk jaringan atau dinding bisul, sehingga penyakit/toksin tetap terkumpul di satu titik.
- Karena toksin ini mengumpul di satu titik kulit, terjadilah benjolan bisul berisi nanah.
Banyak orang mengatakan, bahwa bisul disebabkan oleh salah satu jenis makanan yakni telur, padahal sebenarnya telur bukanlah penyebab utama dari timbulnya bisul.
Gejala timbulnya bisul tidak diketahui datangnya. Bisul timbul karena suatu kebersihan wajah atau tubuh yang dirasa kurang menjaga kebersihan total, kesalahan dalam konsumsi makanan yang banyak mengandung lemak berlebih yang tak diperlukan, kemudian meninggalkan plak dari lemak yang

TERAPI LINTAH PURBA KEBUMEN


Mebantu mengobati penyakit ini
Informasi lengkap lihat GALERI dan KONTAK